They Don't Know About Us

Plagiaters go to the hell-_-
Assalamualaikum saya kembali dengan fanfic terbaru saya, terinspirasi dari cerita tukang kebun saya wkwkwk.
Enjoy guys.



Author POV.
“Yaa !! siapa yang kentut dikelas ?” teriak sang ketua kelas
“Astaga baunya seperti bangkai tikus.”
“Aku yakin dia habis makan telur rebus 1 ember “ 
Seluruh sekelas mengutuk orang yang barusan kentut. Ya baunya memang luar biasa, dan sepertinya aku tahu siapa yang patut disalahkan atas kejadian ini.
Cukup mengeluarkan smirk kepada teman sebangkuku, dia langsung terkekeh sambil menunjukkan muka memelasnya.
“Lain kali aku tidak segan-segan untuk berteriak mengatakan bahwa kau pelakunya Park Chanyeol !” ucapku sepelan mungkin
“Hehehehehe mian, aku sudah tidak tahan”
“Aigoo jinja, menjijikan !”
Andai para penggemarnya tahu akan hal ini. Aku yakin mereka akan menceburkan diri kesungai Han.   Dia Park Chanyeol, namja yang termasuk dalam golongan namja populer, postur tubuhnya yang tegap, tinggi badannya yang menyerupai tiang listrik, serta senyum pepsodent yang dimilikinya, membuat banyak wanita kalang kabut. Tapi ingat ! aku tidak termasuk dalam daftar panjang yeoja pecinta Park Chanyeol, sampai kapanpun aku tidak akan sudi.
Ya, dia memang tampan, tapi menjijikan. Hobinya ? suka kentut, genit terhadap wanita, telanjang badan ketika dirumah, dan seperti kebanyakan lelaki, dia suka dengan hal-hal berbau yadong. Semenjak ia berteman dengan Jongin, ia sering membeli DVD yandong yang nantinya akan ia simpan didalam bungkus DVD Conan. Aku tahu itu karena aku pernah mendapati beberapa koleksinya ketika aku kalah dalam taruhan dan harus membersihkan kamarnya.
Tapi sebelumnya aku ingin memperkenalkan diriku. Namaku Mitha, seperti nama Indonesia kan ?, itu karena kakekku adalah orang keturunan Indonesia, sedang Nenekku orang Korea. Meraka menikah dan menetap diKorea, tapi tak jarang juga aku pergi KeIndonesia saat liburan. Namaku diambil dari personiel The Virgin. Astaga itu sangat tidak lucu. Tapi aku beruntung karena namaku bukan Dara, karena yah kalian tahu Chanyeol suka dengan Dara 2NE1. Kalo dia mengatakan dia suka degan Dara, bisa-bisa fans Chanyeol mengamuk dan mencabik-cabik tubuhku. Oh aku tidak mau membayangkan, bahakan sekarang saja tak jarang fansnya memandangku sinis hanya karena aku bersahabat dengan alien aneh bernama Park Chanyeol. Ya, kembali lagi, aku merasa beruntung karena namaku bukan Dara.
“Pulang sekolah nanti bantu aku mengerjakan PR Matematika ya ?”
“Terimakasih tuan Park, tapi nanti aku ada janji kencan dengan Xi Luhan”
“Astaga ! Xi Luhan ? namja kelas XIIB itu ? dia suka memainkan wanita.”
“Lalu ? itu sama sekali bukan urusanmu Channie sayang”
“Tentu saja itu urusanku, kau adalah sahabatku !”
“Selama aku bukan pacarmu, kurasa wajar saja jika aku kencan dengan namja lain.”
“Tapi kan..” ucapnya kehabisan kata-kata
“Baiklah semua sudah jelas, mari kita hentikan perdebatan kita, arraseo ?”

Mitha POV.
Seperti yang telah direncanakan, setelah bel pulang berbunyi aku langsung bergegas menuju kelas  XIIB.
Satu persatu para sunbae mulai keluar dari kelas, banyak yang memandangiku aneh, mungkin mereka berpikir untuk apa aku disini ? Ahh lupakan, itu bukan hal yang terlalu penting untuk dipikirkan.
“Ya ! kenapa kau malah melamun?” tegur seseorang yang langsung membuyarkan lamunanku.
“Ah sunbae ! “
“Gwenchana ?”
“Gwenchana” sahutku sambil meringis malu
“Kalau begitu kajja, bukankah siang ini kita mau kencan ?”
BLUSH ! rona merah dipipiku langsung merambat kesegala arah.
“Wajahmu memerah” ucapnya menggodaku
“Aish jinja ! kajja !” ucapku malu seraya menarik tangannya menjauh dari depan kelas

Chanyeol POV.
“Benar-benar anak itu !” geram Chanyeol saat mendapati Mitha menarik tangan Luhan
“Aku harus mengikutinya, ya harus” amarah Chanyeol sudah sampai ubun-ubun, terbakar api cemburu
“Mereka menggunakan taxi ? astaga, kenapa tidak menggunakan trensportasi umum ?”
“Itu dapat membesarkan kemungkinan namja brensek itu berbuat jahat padamu bodoh!” gumam chanyeol yang kini telah dipandang aneh oleh orang-orang yang duduk disekitarnya *ChanyeolNaikAngkot
Menyadari tatapan aneh, bahkan takut, dari orang-orang didalam angkot, membuat Chanyeol menundukkan kepalanya, menyamarkan identitasnya, ia tidak mau kehilangan pangkat sebagai cowok popular disekolah.
“Mereka ketoko buku ?” gumam chanyeol yang kini terengah-engah karena mengikuti mereka keliling Coex Mall.

Author POV.
Begitulah Chanyeol, ia mengikuti Mitha dan Luhan keliling toko buku. Jangan panggil ia Chanyeol, jika begitu saja sudah menyerah.
Kadang ia pura-pura membaca buku anak, filsofi, remaja, dan masih banyak lagi. Tapi yang disayangkan tidak ada buku untuk lelaki dewasa *ApaIni ?
“Chanyeol ? kenapa kau disini ?” astaga ! apa ini ? Mitha menemukan Chanyeol saat ia mencari buku pria dewasa
“Mitha ? emm bagaimana denganmu emm apa kau disini bersama Luhan ?” Chanyeol berpura-pura tidak tahu, tapi tetap saja ia merasa gugup.
“Kau tidak mengikutiku kan ?” selidik Mitha dengan memincing matanya
“Apa-apan sih ? tentu saja tidak!” ucap Chanyeol sedikit terbata-bata
“Bwahahahhahahahaha, biasa saja Chan, aku hanya bercanda”
“Sedang apa kau disini Mitha?” suara lembut seorang namja membuyarkan percakapan antara Chanyeol dan Mitha
“Ah Luhan sunbae !” ucap Mitha terkejut
“Bukan kah sudah kubilang tadi, kau harus panggil aku Oppa! Ingat Oppa !” tegas Luhan
“Arraseo Oppa” ucap Mitha dengan senyum melebar diwajahnya
“Anak pintar” balas Luhan sembari mengacak-acak rambut Mitha
Chanyeol geram melihat pemandangan didepan matanya. Dengan segera ia menarik pergelangan tangan Mitha.
“Mit Mithaa, loh” gumam Luhan yang terkejut atas aksi Chanyeol
“Apa-apaan sih kamu Chan?” Mitha geram karena perbuatan Chanyeol barusan
“Aku tidak suka kamu dekat-dekat dengan Luhan!” geram Chanyeol yang kini telah mencapai puncak amarahnya.
“Memangnya kenapa ?” Tanya Mitha penasaran
“Jangan jangan kamuu..” ucapan Mitha dibuatnya menggantung
“Kamu suka padaku?” Tanya Mitha yang kini sudah senyum senyum sendiri seperti orang gila
“Aniiii !” bantah Chanyeol cepat
“Lalu apa ?” Tanya Mitha masih dengan ke-GRan-nya
“Baiklah aku akan mengaku” Chanyeol mulai pasrah dibuatnya
“Dari awal aku menjelek-jelekkan Luhan agar kamu tidak dekat dekat dengannya” jawaban Chanyeol membuat senyum dibibir Mitha semakin melebar memenuhi wajahnya.
Sebenarnya Mitha juga memendam rasa terhadap Chanyeol. Namun ia gengsi dan selalu mematahkan keyakinan bahwa ia menyukainya. Bahkan untuk mendekati Chanyeol ia harus mau melakukan ini itu sampai ia akhirnya menjadi sahabat karib Chnayeol. Itu bukan masalah besar, karena pada akhirnya ia bisa dekat dengan Chanyeol. Ia juga sebenarnya hanya pura-pura berkencan dengan Luhan untuk membuat Chanyeol cemburu. Luhan itu sebenarnya masih saudaranya, ia anak dari anak adiknya kakeknya Mitha.Ahh sudahlah jangan terlalu dipikirkan, intinya Luhan masih bersaudara dengan Mitha, namun tidak ada yang mengetahuinya disekolah.
“Agar aku tidak dekat dengannya ? memangnya kenapa ?”
“Karena….” Ucapan Chnayeol menggantung diudara
“Karena aku menyukainya” ucap Chanyeol gugup
“Hah ?” Mitha memastikan ia tidak salah dengar
“Iya, aku menyukainya, aku menyukai Xi Luhan” Chanyeol memantapkan ucapannya
#MithaKejangKejang
#ChanyeolCengigisan
#LuhanBantingRakBuku
#ChanyeolMaho
#Yaoi


Komentar

Postingan Populer