mati.
aku sedang mencoba untuk menyudahi takdir
bersiap melompat diujung tubir
namun begitu, air mata tetap membasahi bibir
rasa takut menyikap erat
menghadirkan sebuah getir
namun aku, sepenuhnya tahu,
kedalaman-nya tidak lebih menakutkan daripada mulut - mulut hina yang sedang mencibir
yang dibalik pundakku selalu menyebutku jalang
ah sudah!
terlalu basa - basi
tiga langkah mundur kuambil pasti
detik berlalu dan mulai aku berlari
membunuh rasa
menyudahi karsa
mataku tetutup, terpejam dalam dalam
detik berikutnya aku siapkan secuil ruang di hati
tuk menyambut dunia baru yang tidak pasti
bersiap melompat diujung tubir
namun begitu, air mata tetap membasahi bibir
rasa takut menyikap erat
menghadirkan sebuah getir
namun aku, sepenuhnya tahu,
kedalaman-nya tidak lebih menakutkan daripada mulut - mulut hina yang sedang mencibir
yang dibalik pundakku selalu menyebutku jalang
ah sudah!
terlalu basa - basi
tiga langkah mundur kuambil pasti
detik berlalu dan mulai aku berlari
membunuh rasa
menyudahi karsa
mataku tetutup, terpejam dalam dalam
detik berikutnya aku siapkan secuil ruang di hati
tuk menyambut dunia baru yang tidak pasti


Komentar
Posting Komentar